oleh

STIE Nobel Indonesia Target KKN Internasional

Makassar, Lintasan7.com – Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Nobel indonesia, merupakan salah satu Perguruan Tinggi swasta yang berorientasi mencetak enterpreneur muda.

Hal itu dibuktikan dengan kesuksesan mereka mencetak ratusan enterpreneur muda, khususnya bagi kaum milenial yang berasal dari Sulawesi Selatan.

Tidak main-main, keseriusan STIE Nobel ini benar-benar mampu memberikan solusi bagi kaum muda yang ingin bergelut dalam dunia bisnis.

Berbagai usaha juga sudah banyak lahir dari STIE Nobel Indonesia, salah satunya adalah Bakso Mas Cingkrang, yang saat ini digandrungi masyarakat.

Keberhasilan itu tentu lahir dari proses yang panjang dan disiplin tinggi. Salah satu cara mereka mencetak generasi enterpreneur adalah dengan melakukan pembinaan magang dan KKN.

Sebelum melaksanakan KKN, mahasiswa lebih dahulu digembleng melalui program magang I dan II. Peserta magang juga ditempatkan di beberapa perusahaan relasi STIE Nobel di berbagai daerah.

Setelah itu mahasiswa baru boleh mengikuti program KKN, dengan menyasar masyarakat guna memberikan bimbingan dalam dunia bisnis.

Setelah berhasil di lingkup lokal, STIE Nobel akan mencanangkan program KKN Internasional.

Saat ini STIE Nobel sendiri sudah membangun relasi kepada perusahaan internasional di berbagai negara, guna mempermudah mahasiswa yang ingin belajar serius tentang bisnis.

“Kami sudah punya relasi dengan perusahaan besar di berbagai negara. Ada Australia, Malaysia, Singapura, juga Amerika,” ujar DR. Mashur Razak, SE.,MM, selaku kepala Yayasan.

Program ini akan diselenggarakan secepat mungkin, bahkan jika memungkinkan, tahun ini sudah bisa dilaksanakan.

Persyaratan yang diberikan kepada calon peserta KKN Internasional ini juga tidak begitu rumit, selama bisa menguasai bahasa Inggris dan memenuhi biaya yang dibutuhkan.

“Syaratnya yang penting bisa bahasa Inggris. Supaya mereka tidak kewalahan. Kemudian peserta mampu menanggung biaya hidup dan keperluan selama di luar negeri,” lanjut Mashur Razak.

“Di Amerika kita bahkan sudah menjalin komunikasi dengan pihak perusahaan Intel,” ujarnya saat ditemui reporter Lintasan7.com di kampus STIE Nobel, Jumat (19/7/2019) siang.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed